Langsung ke konten utama

Best to be Worst

Yg dipelajari hari ini, sangat disayangkan kalo pertemanan (sejauh 6 tahun lebih ini) yg emang udah nyaman bisa rusak sekejap gitu aja dalam waktu yg singkat karena sesuatu hal. Rusak atau balik laginya pertemanan itu kaya biasa juga ngga ada yg tau sampe kapan, cuma waktu yg bisa jawab, ya lagi-lagi waktu melulu. Tapi emang udah seharusnya begini jadinya (ya gue ke dia tepatnya mungkin), kita ngga bisa maksain semua sesuai dengan keinginan kita, dan ngga bisa balik lagi juga dalam waktu yg singkat.

Begitu cepatnya semua berubah ‘From best to be Worst’. Text-text dulu yg nunjukin betapa akrabnya pertemanan, i'm your listener and you are my listener. Sekarang berubah jadi dingin, congkak sebutuhnya. Mau diseselin kenapa itu terjadi? Emang ngga pernah ada gunanya. Ya hasilnya cuma belajar, belajar dan belajar. Be careful of what you do, even its your best listener.

Last, You are my best listener, problem solver even it is just a little problem or other something unimportant, but now (hard to say) You are just My Worst Enemy, yeah the cruel person that i meet ever lho in my 16 years.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Ibu saya, alasan terbesar saya untuk tetap kuat dan bertahan, bahkan dalam situasi sesulit dan serumit ini.

Andaikan

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, *karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. Andaikan menteri perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. Dear menteri komunikasi.. Mengertilah kita. Kita yg dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan2 itu hanya akan menjadi khayalan gila kita. Kita meman...

Pertanyaan, dan Kamu

Kamu adalah sebuah cerita, yg baru saja bermula. Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu. Kamu adalah sebuah perjalanan. Yg baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan. Dengan segala peraturan dan kebosanan. Kamu adalah sebuah gangguan, bagi sederet rutinitas. Kamulah yg melembutkan, kejenuhan yg mengeras. Kamu adalah setangkai bunga yg segar, yg selalu mencari, di manakah sinar matahari memancar. Kamu sebuah awal baru yg senantiasa membuatku berpikir: Adakah kesempatan bagiku, untukmu jadi sebuah akhir? Kamu. Empat aksara yg senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?