Langsung ke konten utama

Jeritan Hati Anak Broken Home

Maa.. Paa..
Dimana cinta kalian yg dulu? Secepat inikah cinta kalian pudar? Disaat kalian telah memiliki kami buah cinta kalian? Bukankah dulu kalian sangat menantikan kehadiran kami?
Maa.. Paa.. Apakah kalian sadar hal ini sangat menyakiti hati kami, kami memang terlihat biasa2 saja dengan apa yg terjadi tapi tidakkah kalian sadar kalau dibelakang kalian hati kami teriris,hati kami menangis? Apa yg harus kami jawab ketika teman2 menanyakan hal ini? Apa kami harus berpura-pura tegar? Apa kami harus selalu berpura-pura tersenyum disaat hati kami sedang sedih?
Maa.. Paa.. Bisakah kalian mengerti sedikit perasaan kami? Bisakah kalian tidak egois?
Maa.. Paa.. Hati kami sedih saat melihat keluarga teman yg harmonis, kami iri saat kami berkunjung kerumah teman melihat mereka bercanda dengan mama dan papa nya.
Maa.. Paa.. Terimakasih atas pelajaran hidup ini. Aku janji walaupun tanpa kasih sayang yg utuh dari kalian berdua aku pasti bisa sukses. Dan kelak, anak2ku ngga akan merasakan apa yg aku rasakan saat ini :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Ibu saya, alasan terbesar saya untuk tetap kuat dan bertahan, bahkan dalam situasi sesulit dan serumit ini.

Andaikan

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, *karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. Andaikan menteri perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. Dear menteri komunikasi.. Mengertilah kita. Kita yg dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan2 itu hanya akan menjadi khayalan gila kita. Kita meman...

Pertanyaan, dan Kamu

Kamu adalah sebuah cerita, yg baru saja bermula. Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu. Kamu adalah sebuah perjalanan. Yg baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan. Dengan segala peraturan dan kebosanan. Kamu adalah sebuah gangguan, bagi sederet rutinitas. Kamulah yg melembutkan, kejenuhan yg mengeras. Kamu adalah setangkai bunga yg segar, yg selalu mencari, di manakah sinar matahari memancar. Kamu sebuah awal baru yg senantiasa membuatku berpikir: Adakah kesempatan bagiku, untukmu jadi sebuah akhir? Kamu. Empat aksara yg senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?