Langsung ke konten utama

Terima kasih Tuhan yg baik

Kaya yg Tuhan sampaikan di surat Ar-Rahman, “Maka nikmat Tuhan yg manakah yg engkau dustakan?”. jawabannya “Tidak ada, Tuhan”.

Lagi coba belajar bersyukur setiap hari. Dari hal paling kecil sampai paling luar biasa. Hal paling kecil? Misalnya bangun pagi. Alhamdulillah masih bisa bangun pagi :) Ya, kira-kira begitu. Hal kecil lainnya? Lihat matahari. Buat gue, berangkat skola pakai motor ditemani cahaya matahari itu selalu jadi kebahagiaan sendiri. Hari yg cerah ternyata membawa perasaan lo jauh dari gundah. Ya, kira-kira begitu. Masih mau yg lain? Ah sudahlah, terlalu banyak. Terbayang ngga? Berapa banyak lagi hal kecil lainnya kalau harus gue sebutin? Hehee..

Belajar bersyukur itu menyenangkan. Bisa bikin hati tenang. Iya, tapgue yg masih belajar ini juga masih suka ngeluh-ngeluh. Masih harus belajar buat melihat segala sesuatunya dari banyak sisi yg berbeda.

Dan satu yg gue pelajari hari ini : "Tidak ada yg sia-sia atas doa dan usaha yg luar biasa" :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Ibu saya, alasan terbesar saya untuk tetap kuat dan bertahan, bahkan dalam situasi sesulit dan serumit ini.

Andaikan

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, *karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. Andaikan menteri perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. Dear menteri komunikasi.. Mengertilah kita. Kita yg dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan2 itu hanya akan menjadi khayalan gila kita. Kita meman...

Pertanyaan, dan Kamu

Kamu adalah sebuah cerita, yg baru saja bermula. Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu. Kamu adalah sebuah perjalanan. Yg baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan. Dengan segala peraturan dan kebosanan. Kamu adalah sebuah gangguan, bagi sederet rutinitas. Kamulah yg melembutkan, kejenuhan yg mengeras. Kamu adalah setangkai bunga yg segar, yg selalu mencari, di manakah sinar matahari memancar. Kamu sebuah awal baru yg senantiasa membuatku berpikir: Adakah kesempatan bagiku, untukmu jadi sebuah akhir? Kamu. Empat aksara yg senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?