Langsung ke konten utama

Berjarak untuk yg kesekian

Hari yg tanpa kamu lagi-lagi terasa ganjil. Karena hanya ketika di sampingmu segalanya tergenapi. Aku tidak pernah bilang jauh dari kamu itu buruk. Tapi harus keseribu kalinya aku katakan, hariku tak pernah sebaik saat bisa berbagi waktu dengan kamu.
Kita ini petarung jarak yg tangguh. Sudah beberapa bulan diajari mahalnya menebus kesempatan bertemu, tetap saja menganggapnya sebuah tantangan. Bukan tak paham pahitnya rindu kadang hampir membunuh. Aku dan kamu hafal betul rasanya. Tau pahitnya, tapi juga suka sekali menikmati manisnya bisa lagi bertatap setelah lama terperangkap dalam harap.

Orang seperti kita ini yg mereka bilang membuang-buang waktu. Entahlah.. Setidaknya aku tengah menunggu seseorang yg pasti akan selalu datang mengetuk pintuku. Setidaknya aku selalu tau siapa yg tengah aku tunggu. Kamu.

Dan pagi ini, saat aku membuka mata sampai kemudian sadar kita tengah berjarak lagi, seketika itu juga aku sadar hari ini tak bisa lebih baik dari kemarin. Waktu aku, bersama kamu :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Ibu saya, alasan terbesar saya untuk tetap kuat dan bertahan, bahkan dalam situasi sesulit dan serumit ini.

Andaikan

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, *karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. Andaikan menteri perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. Dear menteri komunikasi.. Mengertilah kita. Kita yg dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan2 itu hanya akan menjadi khayalan gila kita. Kita meman...

Pertanyaan, dan Kamu

Kamu adalah sebuah cerita, yg baru saja bermula. Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu. Kamu adalah sebuah perjalanan. Yg baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan. Dengan segala peraturan dan kebosanan. Kamu adalah sebuah gangguan, bagi sederet rutinitas. Kamulah yg melembutkan, kejenuhan yg mengeras. Kamu adalah setangkai bunga yg segar, yg selalu mencari, di manakah sinar matahari memancar. Kamu sebuah awal baru yg senantiasa membuatku berpikir: Adakah kesempatan bagiku, untukmu jadi sebuah akhir? Kamu. Empat aksara yg senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?