Langsung ke konten utama

Postingan

Dear My Future,

Bersamaku Mungkin Tak Akan Mudah, Tapi Kamu Ngga Akan Menyesal Untuk Selalu Bersamaku. Bersama mungkin adalah hal yg kita inginkan sekarang. Resah gelisah yg memisahkan kita selama ini rasanya cukup menyesakkan jiwa. Khawatir getir yg kerap memenuhi pikiran telah cukup membuat teriakkan rindu terdengar hingga menggetarkan gendang telingamu juga mengetuk relungmu. Terpisah dengamu lama membuat aku kadang gamang merindu kebersamaan, walau sebentar. Menjadi sendiri mungkin kadang menyenangkan, tapi kadang juga remang saat aku melihat segalanya. Bagaimanapun, aku hanyalah manusia. Salah satu jenis makhluk sosial, makhluk yg saling membutuhkan. Membutuhkan alam, lingkungan, keluarga, interaksi, sahabat, juga kamu. Aku ingin bersamamu, walau memang bersamaku, kamu takkan selalu bahagia. Walau aku pun takkan pernah janjikan semua akan selalu baik-baik saja. Pernah kudengar, jika ingin pergi cepat, pergilah sendiri. Tapi jika jauh, pergilah bersama. Nyatanya, ben...

Terimakasih Tuhan

Aku merenungkan betapa Tuhan itu Bapa yg sangat baik. Dia BUKAN Bapa yg ngga tau keadaan anak anakNyaa. Ya pikiran, hati atau kejadian yg dialami si anak saat itu juga. Tapi dia Maha tau. Tapiii didalam perenunganku aku terbesit kembali dengan pertanyaan. Jika Dia tau semua isi hati, pikiran dan situasi yg kualami, apakah Ia peduli terhadap semua itu?  Ketika suatu saat pikiranku mumet soal segala hal yg ada dalam hidupku ya pekerjaan, pelayanan, keuangan, teman hidup atau hal hal yg merupakan pilihan pilihan. Pernah kumerasa apa Dia tau pikiranku yg mumet ini? Dengan segera hatiku berkata “Ya, Dia tau.” tapi apakah Dia “Peduli”? Jika “Ya” mengapasih kok ngga Dia kasih yg lebih baik? Mengapa orang yg ngga kenal Tuhan dapatkan yg baik sedangkan aku?  Sampai saat keadaan hatiku merasa tidak ada yg peduli, tidak ada yg mengerti, tidak ada yg memperhatikan dan merasa sendiri. Setiap hari kurenungkan Firman Tuhan dan kutemukan jawaban yg pasti. Dia berkata, “Vindy, jangan mar...

Titik Temu

Di dunia ini, ada saja orang yang jatuh cinta karena tulisan. Ada juga yang jatuh cinta karena kebaikan tutur kata, bahkan karena suara. Jatuh hanya dengan alasan yang sederhana. Tidak membutuhkan kejadian yang dramatis. Semua mengalir begitu sederhana. Dulu, aku sering bertanya,”Mengapa orang bisa bersatu tanpa bertemu terlebih dahulu?”. Tidak saling kenal. Dulu, di masa kakek nenek kita mungkin. Sekedar tahu alamat rumahnya saja menjadi bahagia. Setidaknya, menjadi tahu kemana surat cinta harus dikirim. Kini aku tahu bahwa perasaan itu bisa tumbuh tanpa pertemuan. Hanya saling tahu dari jarak yang jauh. Hanya saling berkirim kabar. Hanya saling mencari tahu satu sama lain. Aku menjadi tahu bahwa pertemuan tidak selalu menjadi awal mula segalanya, tapi rasa ingin tahu. Siapakah orang itu? Siapakah gerangan dia? Siapa namanya? Mengapa dia begitu menarik? Mengapa dia begitu baik? Darimana datangnya? Dan sejumlah pertanyaan yang menjadi titik awal juga titik temu.

Sabar Yaa

Kukatakan itu pada diriku berkali kali saat aku merasa sedih dan sendiri. Saat harapku mulai hilang, saat hatiku tersakiti karena aku tahu hidupku bukan harus sesuai mauku. Namun hidupku berjalan sesuai kehendakNya. Karena aku tahu tak selamanya harus merasa bahagia ada kalanya dimana aku harus bersedih, agar tau cara bersyukur dan aku pun tau kesedihan itu hanyalah sementara. SABAR !! Yakinlah akan ada masanya sebuah rasa yg tak akan pernah bisa kau terjemahkan lagi, selepas dari rasa kesabaranmu yg telah kau jalani dengan beribu ribu ujian yg kau hadapi. Luka yg kau tahan, rasa sakit yg kau pendam, tangis yg tak bisa kau bendung lagi, akan ada masanya, entah nanti didunia atau di akhirat kelak. Bersabarlah dan Yakinlah.

(Sebuah afirmasi pada diri sendiri)

Aku telah memutuskan. Bahwa aku tidak akan menyalahkan orang lain, keadaan atau diri sendiri untuk apapun yang terjadi, baik di masa kini, masa lalu, maupun di masa yang akan datang. Aku bertanggung jawab atas diriku sendiri. Dan Tuhan takkan meninggalkanku. Aku mungkin saja gagal. Tapi Dia tidak. Dia akan bekerja sama dengan semua hal dalam hidupku untuk mendatangkan kebaikan bagiku. Aku tidak mau terus-terusan berjalan dengan memikul beban dari masa lalu. Aku juga tak mau terjebak dalam kekuatiran akan masa depan. Aku akan menatap ke depan, untuk melihat apa yang telah disediakan oleh kehidupan bagiku. Segala sesuatu terjadi untuk sebuah alasan. Semua yang terjadi dalam hidupku  ditaruh di sana untuk mengasah, membentuk dan menjadikan aku pribadi yang berkualitas dan tahan uji. Untuk menjadikanku luar biasa, kreatif dan menakjubkan,  sesuai tujuanku dikirim ke planet ini. Karena aku.. adalah sebuah keajaiban!

Ngomongin Masa Lalu Emang Paling Sensitif

Ketika gue bersiap untuk jatuh cinta lagi dan memulai semua cerita baru dengan orang yg baru, gue memutuskan buat ngga menyimpan semua kenangan lama dalam bentuk apapun. Untuk sesuatu yg bisa dilihat, diraba, diterawang (apalah itu). Gue memutuskan untuk ‘tidak menyimpan’ sampe bener-bener mata gue ngga bisa nemuin lagi sesuatu dari masa lalu tersebut. Contohlah misalnya, foto. Empet banget ngga sih siapapun yg jadi pacar lo ketika harus ngeliat foto lo yg masih bareng mantan saat pacaran? Foto biasa aja bikin ‘panas’ apalagi foto lo yg.. Yaaa hahahaa itulah ya.. Secuek-cueknya pacar lo, ngeliat kayak begituan gue yakin banget dia pasti bete. Itu pasti. Selain itu, barang-barang pemberian. Meskipun pacar lo sekarang ngga tau kalo ada barang yg lo pake itu pemberian mantan, ngga ada salahnya lo jujur sama diri sendiri dan menghargai pacar lo dengan ngga usahlah lo pake lagi, alangkah baiknya lo ngga usah simpen-simpen yg kayak gitu, someday pacar lo bakal tau sih dan itu bikin dia ...

Prayer To Change Life For The Better

Heavenly Father, I look up to you in this time of change. Allow me to have the courage to change my life for the better. Allow all my burdens to be risen up to you as I know that You will see me through. Forgive those who have done evil and allow me to do the same. Teach me to love with an open heart and open spirit. Take time for me today to help with all the trials you have set out for me and allow me the strength and energy to follow you. Give me the blessings to find a new home, keep my family together, and bless those who are away, may they be strong and know how much love is out there. Let them know you and I are thinking of them and missing them dearly. Bless me with love, strength, wisdom, health, courage, forgiveness, and a willingness to learn.