Langsung ke konten utama

Postingan

Dua Hal yg Berbeda

Jika engkau berjilbab dan ada orang yg mempermasalahkan akhlaqmu, katakan kepada mereka bahwa antara jilbab dan akhlaq adalah dua hal yg berbeda. Berjilbab adalah murni karena Allah, wajib untuk wanita muslim yg telah baligh tanpa memandang akhlaqnya baik atau buruk. Sedangkan akhlaq adalah budi pekerti yg bergantung pada pribadi masing-masing. Jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa, itu bukan karena jilbabnya, namun karena akhlaqnya. Yang berjilbab belum tentu berakhlaq mulia, namun yg berakhlaq mulia tentulah dia akan berusaha sebaik mungkin untuk menutup auratnya :)
Ibu, lebih baik aku hidup sederhana bersamamu dari pada hidup mewah hanya merindukanmu :)

Aku Ingin Jadi Orang Biasa yg Sederhana

Ini bukanlah puisi, tapi sekedar renungan dari gelisahnya hati, tentang harta pinjaman yang Allah titipkan padaku. Apalagi yang harus dicari di dunia, selain mempersiapkan bekal menuju kesana? Aku takut berlimpahnya harta akan menyilaukan mata dan hatiku. Takut nyamannya rumah dan kendaraan membuatku tak lagi mampu meletakkan harta di tangan, tapi telah jauh meracuni hatiku. Dan aku sungguh takut dengan ujian harta ini. Aku bukan tak ingin kaya. Juga tak ingin hidup miskin. Aku hanya ingin memilih selalu hidup sederhana. Aku ingin menjadi orang biasa. Biarlah rumah kami begini, apa adanya, asal keluargaku dapat berteduh dan beristirahat, terhindar dari panasnya matahari dan basahnya hujan. Rumah model kampung dan tak mengikuti tren arsitektur terbaru. Tak harus mewah, tak harus terlihat indah dan artistik. Aku malu pada Rasul yang hanya tidur di atas tikar kasar tiap harinya, sementara di rumahku tersedia kasur busa yang kadang terlalu memanjakan penggunanya sehingga terlamba...

Rumput Tetangga Lebih Hijau

Lucu, ketika kita berpikir bahwa rumput tetangga lebih hijau dari rumput yang ada di depan rumah kita. Tapi ternyata, tetangga kita juga berpikiran yang sama dengan kita. “Hei mengapa rumput di depan rumahmu terlihat lebih hijau dari punyaku ya?” katanya. Kadang kita terlalu iri melihat mereka yang hari ini hidupnya mungkin lebih baik, lebih bahagia, lebih menyenangkan, dari kita, tanpa kita pernah tahu apa saja perjuangan yang telah ia lakukan di masa lalu, sampai akhirnya hari ini ia bisa seperti itu.  Rasanya tidak adil jika kita hanya iri, tanpa belajar bagaimana agar kita juga bisa hidup dengan prasangka “lebih hijau”.  Atau mungkin saja kita lupa pada apa yang sudah melekat pada diri kita hari ini. Kita lupa untuk bersyukur, kita lupa untuk berterima kasih atas apa yang sudah kita dapatkan hari ini, yang belum tentu orang lain dapatkan.  Mungkin kita hanya terlalu berfokus pada apa yang lebih hijau pada rumput di depan rumah tetangga....

Kamu

Pertemuan pertama kita terekam jelas di otakku. Aku sering memainkan adegan itu dalam gerak lambat. Mengingat, mereka, dan merasakan setiap helai gerakanmu. Ingatkah kamu, waktu itu aku hampir celaka? Kamu ada di sana. Aku ada di sana. Terluka. Kini, aku hanya ingin menghentikan waktu, dan mempigurakan senyummu yang selalu mampu membuatku tenang. Walau dalam badai, meski dalam tangis, dan senja merah yang manis. Mungkin kita adalah dua sisi koin yang ditakdirkan berpasangan. Mungkin di saat seperti ini, kita baru paham seperti apa bentuk rindu yang menelusup pelan. Kala diam. Kala hening. Kala malam. Jika rasa ini memang nyata, maka ajari aku, tetap melaju tapi tak terjebak waktu. Tetap berpusar tanpa harus terlempar. Tetap mengalir tanpa harus berpikir Kamu. Ketika rumus fisika majal, matematika menemui ajal, kimia tak lagi berguna, dan biologi hanya kata tanpa arti. Kamu, ketika cinta menjelma menjadi satu definisi. Pasti.

Kamu

Kadang, aku merasa kamu adalah keindahan yg tak terjamah. Namun, semakin lama kita bersama, aku sadar, keindahan yg sesungguhnya tak perlu mewah. Sering, hanya dengan menatap senyummu, aku sudah merasa bahagia. Aku menyukai semua yg kita punya saat ini. Kehampaan yg dulu pernah singgah, perlahan-lahan pergi, sejak kamu disini. Kamu tau kenapa kamu istimewa? Karena kamu adalah jawaban dari istilah ‘bahagia itu sederhana'