Langsung ke konten utama

Rumput Tetangga Lebih Hijau

Lucu, ketika kita berpikir bahwa rumput tetangga lebih hijau dari rumput yang ada di depan rumah kita. Tapi ternyata, tetangga kita juga berpikiran yang sama dengan kita. “Hei mengapa rumput di depan rumahmu terlihat lebih hijau dari punyaku ya?” katanya.

Kadang kita terlalu iri melihat mereka yang hari ini hidupnya mungkin lebih baik, lebih bahagia, lebih menyenangkan, dari kita, tanpa kita pernah tahu apa saja perjuangan yang telah ia lakukan di masa lalu, sampai akhirnya hari ini ia bisa seperti itu. 

Rasanya tidak adil jika kita hanya iri, tanpa belajar bagaimana agar kita juga bisa hidup dengan prasangka “lebih hijau”.  Atau mungkin saja kita lupa pada apa yang sudah melekat pada diri kita hari ini. Kita lupa untuk bersyukur, kita lupa untuk berterima kasih atas apa yang sudah kita dapatkan hari ini, yang belum tentu orang lain dapatkan. 

Mungkin kita hanya terlalu berfokus pada apa yang lebih hijau pada rumput di depan rumah tetangga. Dan kita lupa bahwa rumput di depan rumah kita tak kalah hijaunya, hanya saja kita lupa bagaimana cara menjaga dan merawatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Ibu saya, alasan terbesar saya untuk tetap kuat dan bertahan, bahkan dalam situasi sesulit dan serumit ini.

Andaikan

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, *karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. Andaikan menteri perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. Dear menteri komunikasi.. Mengertilah kita. Kita yg dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan2 itu hanya akan menjadi khayalan gila kita. Kita meman...

Pertanyaan, dan Kamu

Kamu adalah sebuah cerita, yg baru saja bermula. Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu. Kamu adalah sebuah perjalanan. Yg baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan. Dengan segala peraturan dan kebosanan. Kamu adalah sebuah gangguan, bagi sederet rutinitas. Kamulah yg melembutkan, kejenuhan yg mengeras. Kamu adalah setangkai bunga yg segar, yg selalu mencari, di manakah sinar matahari memancar. Kamu sebuah awal baru yg senantiasa membuatku berpikir: Adakah kesempatan bagiku, untukmu jadi sebuah akhir? Kamu. Empat aksara yg senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?