Langsung ke konten utama

Tidak yg Lain Tetapi Kau

Terkadang, kamu menyebalkan. Pernah ada saatnya aku tidak menyukai model rambutmu, warna sepatumu, atau bahkan caramu memotongku bicara. Tetapi itulah kau, warna-warna yang kuingin ada di hidupku. Aku tertawa sendiri bila mengingat, pernah ada kalanya aku ingin melemparmu ke jurang andai nyawamu lebih dari satu, tetapi kembali lagi dan kembali lagi, pada akhirnya bola matamu ialah jurang yang kepadanya aku rela jatuh, dan aku tersiksa sendiri jika tidak kepadamu aku perhatian.
Sayang, perhatikanlah apa yang kukatakan kali ini kepadamu, yaitu bahwa bagiku kebahagiaan yang sempurna ialah lebih dari sekadar gempita demi gempita, melainkan kebersamaan kita, sekalipun itu penderitaan. Sebab hanyalah kedukaan jika kuhabiskan hidup bersenang-senang namun tanpa kau. Berikan kekuranganmu kepadaku, aku tulus menerimanya. Aku tidak ingin hidup dalam ratapan, jangan sampai aku punya segala kecuali kau. Kini aku telah punya modal untuk tidak hanya mencerahkan wajahmu, bahkan tawamu di masa tua sudah ada di pikiranku. Maka dari itu sayang, yang ku ingin hanyalah kau, tidak yang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Ibu saya, alasan terbesar saya untuk tetap kuat dan bertahan, bahkan dalam situasi sesulit dan serumit ini.

Andaikan

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, *karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. Andaikan menteri perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita. Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. Dear menteri komunikasi.. Mengertilah kita. Kita yg dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan2 itu hanya akan menjadi khayalan gila kita. Kita meman...

Pertanyaan, dan Kamu

Kamu adalah sebuah cerita, yg baru saja bermula. Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu. Kamu adalah sebuah perjalanan. Yg baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan. Dengan segala peraturan dan kebosanan. Kamu adalah sebuah gangguan, bagi sederet rutinitas. Kamulah yg melembutkan, kejenuhan yg mengeras. Kamu adalah setangkai bunga yg segar, yg selalu mencari, di manakah sinar matahari memancar. Kamu sebuah awal baru yg senantiasa membuatku berpikir: Adakah kesempatan bagiku, untukmu jadi sebuah akhir? Kamu. Empat aksara yg senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?